Rabu, 12 Juni 2013

Kandang Kelinci

Fungsi Kandang dan Rumah Kandang Kelinci
Fungsi kandang adalah sebagai tempat berkembangbiak dan untuk melindungi kelinci dari pengaruh luar seperti cuaca buruk, predator, binatang buas dan pencuri.
Rumah kandang yaitu rumah yang melindungi kelinci dari segala faktor cuaca yang merugikan. Fungsi dari rumah ini untuk keamanan. gambar koleksi kandang kelinci
Kandang yaitu untuk setiap individu kelinci itu sendiri.Yang diantaranya kandang koloni untuk para anak kelinci yang baru lepas sapih dan untuk kelinci remaja.

Kedua aspek diatas harus diperhatikan karena memelihara kelinci tanpa memperhatikan hal di atas akan berdampak buruk karena cuaca dan keamanan klinci itu sendiri.
Kelinci merupakan hewan yang sensitive terhadap keadaan dan membutuhkan kondisi yang tenang. Hal ini sangat berpengaruh pada kondisi stress kelinci yang sedang hamil. Sebaiknya dihindari terlalu banyak lalu lalang orang di sekitar kandang kelinci.
Prinsip yang perlu diperhatikan dalam penempatan kandang :
  1. Kandang tidak diperkenankan dekat dengan selokan atau tempat pembuangan sampah.
  2. Posisi kandang sebaiknya di tempat mendatar, tidak berada di lingkungan lereng bukit sehingga mengurangi dampak buruk yang ditumbulkan angin
  3. Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan rumah, berjarak antara 10-20 meter, hal ini agar memudahkan dalam mengontrol kondisi kelinci.
  4. Sinar matahari pagi sangat penting bagi kelinci untuk itu kandang kelinci sebaiknya tersinari matahari pagi dan terlindungi matahari siang.
  5. Buatlah kondisi kandang sealami mungkin karena kelinci nyaman jika kesehariannya meyaksikan hijauan-hijauan dan yang biasa ada di habitat aslinya.
  6. Keberadaan kandang terjaga dan nyaman suhu yang baik yaitu berkisar antara 15 – 22 derajat Celsius. Kebersihan kandang pun menjadi factor mutlak yang wajib untuk selalu terjaga. Kelembaban kandang pun perlu diperhatikan hal ini utuk mengurangi resiko penyebaran penyakit.
Lantai Kandang
Hal yang perlu dipikirkan jika membuat lantai kandang yaitu lantai kandang harus memudahkan dalam pembersihan. Efektifitas menyapu dan mengepel harus menjadi prioritas.
Pada umumya kandang terbuat dari semen atau tegel yang sangat efekif dalam pembersihan. Usahakan lantai mudah dialiri air dan mudah untuk dibersihkan. Hal ini diperlukan agar urin dan kotoran kelinci dapat dibersihkan, diangkut dan ditampung untuk kemudian dapat dimanfaatkan. Lantai kandang pun biasanya dilengkapi dengan gorong-gorong yang memudahkan dalam menangani kotoran agar tidak menumpuk dan urin dapat mengalir ke tempat penampungan.
Kandang individu
Prasyarat kandang yang nyaman sudah kita ketahui bersama untuk itu perlu juga diketahui kandang yang baik untuk setiap individu kelinci. Kandang yang baik bukan hanya menguntungkan kelinci saja tapi juga menguntungkan diri Anda yang merawat dan membersihkan kandang kelinci setiap hari.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  1. Kandang berbahan kayu, bambu, kawat atau besi harus kuat dan tidak mudah rusak oleh gigitan kelinci.
  2. Kandang harus memperhatikan ventilasi yang baik agar tidak pengap
  3. Pintu kandang harus mudah dibuka dan dikunci agar kelinci tidak meloncat keluar.
  4. Kandang dilengkapi sela-sela pada bagian alas yang memudahkan kotoran dan urine keluar serta sisa-sisa makanan. Namun jarak sela-sela jangan terlalu lebar agar kelinci tidak teperosok.
  5. Kandang harus mudah dibersihkan
  6. Penempatan tempat pakan dan minum harus kokoh agar tidak mudah terbalik.
Kandang yang memakai kawat lebih awet dibandingkan bahan bambu dan kayu. Namun kawat yang baik haruslah yang bebas karat. Modal untuk kandang besi jika untuk jangka panjang memang lebih murah dibandingkan bahan lainnya hal ini dikarenakan kandang besi yang terawat dapat tahan hingga 10 tahun, sedangkan kandang bambu dan kayu paling lama hanya 3-5 tahun. Hal ini dikarenakan sifat kelinci yang senang mengasah giginya dan menggerogoti bahan tersebut.
Namun sebenarnya tidak ada patokan khusus untuk bahan dalam pembuatan kandang, namun yang harus diperhatikan aspek ekonomis dan efisiensi bahan.
Ternak kelinci bisa dipelihara secara koloni dan individual. Namun
menurut pengalaman dan pengamatan bahwa kelinci-kelinci yang
dikandangkan akan lebih mudah pengawasan, dan  penanganannya.
Menurut kegunaan,  kandang  kelinci  dibedakan menjadi tiga yaitu :
1. Kandang  induk dewasa atau induk dan  anak-anaknya,
2. Kandang  jantan,   khusus  untuk   pejantan   dengan   ukuran   lebih besar  dan
3. Kandang anak lepas sapih.
Untuk  menghindari  perkawinan  awal  dalam kelompok dilakukan pemisahan  antara jantan dan betina.
Ukuran Kandang
Memang tidak ada standar baku dalam membuat kandang kelinci. Intinya adalah kelinci tersebut merasa nyaman tinggal didalamnya sehingga akan menampilkan produksi terbaiknya. Tapi perlu diingat pula tentang biaya pembuatannya, jangan sampai modal nanti habis hanya untuk membuat kandang.
Tetapi tidak salah kalau anda mencoba ukuran yang sering digunakan orang yaitu :
Kandang berukuran PxLxT = 90×60×60 cm. apabila dalam kandang tersebut akan diletakkan sarang maka ukuran sarang berkisar PxLxT = 40×30x30cm.
Kandang berukuran 200x70x70 cm tinggi alas 50 cm cukup untuk 12 ekor betina /10 ekor  jantan. Kandang  anak  (kotak  beranak)  ukuran 50x30x45 cm.
Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
  1. Kandang  sistem  postal, tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda. Kandang sistem ranch ; dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
  2. Kandang battery;  mirip  sangkar  berderet  dimana  satu  sangkar  untuk  satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar),
  3. Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid).
Perlengkapan kandang yang diperlukan adalah tempat pakan dan minum yang tahan pecah dan mudah dibersihkan.
sumber : kelincihias.multiply.com , sentralternak.com, truwelurabbit.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...